Teknik Sablon Discharge

Bang ini sablon apa ya….? bagus…

“Ini sablon menggunakan teknik discharge”

secara simple nya hasil sablonan  discharge itu menyatu di bahan.  sangat lembut dengan warna yang menyala tanpa menggunakan dasar putih. umumnya teknik sablon discharge menggunakan kaos berwarna hitam.

teknik ini dikenal lebih awet, baik dari hasil sablonan sampai dengan karakter kaos yang tak mudah molor meski digunakan selama beberapa tahun

Untuk melakukan teknik ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelumnya. Seperti pemilihan bahan yang reaktif. Bahan ini biasanya akan membuat tinta dapat menyerap dengan sempurna dengan kain pakaian. Sementara bahan yang berlawanan hanya akan membuat proses sablon kemungkinan besar gagal.

hal-hal yang perlu diperhatikan waktu akan menyablon teknik discharge

1. Bahan kaos yang akan di gunakan bersifat reaktif. biar ga bingung langsung pakai kaos Gildan yang softstyle aja. karena bahan nya sudah reaktif

2. Menggunakan pasta discharge ( yang clear untuk sablon warna dan yang putih untuk sablon warna putih)

3. Bubuk Ordoles. penggunaannya 6 persen dari pemakain pasta discharge

3. curring atau Mesin heat press 160 derajat. waktu 15 detik

selamat mencoba

 

 

Posted in Cara menyablon | Tagged | 1 Comment

Menyablon Foil

salah satu tekhnik sablon manual yg mudah dilakukan adalah tekhnik sablon menggunakan kertas foil. umumnya sablon foil digunakan untuk jenis sablon yang ngeblok aja. caranya yang digunakannya

seperti sablon manual lainnya saja. yang membedakan adalah bahan yang dipakai. seperti tinta yang dipakai dan kertas foil. gesuter harus menyediakan Tinta foil (kadang penamaan bisa beda-beda) dan kertas foil. kertas foil bisa macam2 jenis dan warnanya.

Ada Gold, Silver, Warna Pelangi, Transfaran, Biru dll. efek yang dihasilkan cukup lumayan bagus. tinggal dicari aja, ini cocoknya ke segmet market yang mana..

Alat tambahan yang dibutuhkan :

Lem Poil
Kertas Foil
Mesin Heat Press

cara menggunakannya adalah sbb :

  1. lakukan sablon gambar yang mau di sablon dengan menggunakan Lem Foil
  2. keringkan dengan hairy drayer. klo di rasa kurang rata bisa 2 x naik.
  3. lakukan press menggunakan mesin heat press. sebelum di press pastikan posisi kertas foil sudah tepat dan ada di atas desain yang disablon.
  4. waktu yang digunakan untuk press sekitar 20 detik. (lamanya waktu press bisa beda-beda. tergantung dari kualitas mesinnya)
  5. setelah selesai di press. didiamkan dulu sampai tidak panas. setelah itu angkat  kertas foilnya dari kaos. wallah …jadi… maka jadilah…

 

kertas foil sablon foil

 

Posted in Cara menyablon | Tagged , | Leave a comment

Kualitas Distro

Gan Jual tinta kualitas distro ga…?

Gan Rubber yang biasa dipakai nyablon distro rubber apa..?

Bang jual kaos polos kualitas distro ga…?

Pertanyaan diatas sering dipertanyakan oleh para gesuter pemula yang mau usaha di sablon dan buka clotingan

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah ada lembaga resmi yang membuat sertifikasi untuk membuat toko distro harus menggunakan alat dan bahannya  seperti ini dan itu…? dan Perlengkapan harus standar distro dll… ?

Hal ini pernah di tanyakan ke gesuter senior bandung… jawabannya malah ngaco sambil ngelawak.. yang intinya tidak ada itu standar distro.  Setiap gesuter bebas-bebas aja untuk menjual jenis clotingan yang mau di jual.  Karena hal itu kembali ke selera masing-masing pembeli. Ada yang sudah suka kaos cutton 20s ada juga yang 30s.
distro
Sablonanpun bisa beda-beda. Ada yang suka tinta plastisol ada juga yang suka tinta rubber. Tinta plastisol dan rubberpun macam-macam kualitas dan harganya. Hasil dari sablonanpun kadang kita tidak tahu itu menggunakan tinta yang berkualitas bagus atau biasa-biasa aja dan murah. Jadi itu kembali lagi kepada masing-masing gesuter.

Tinta murah bukan berarti tidak bagus, tergantung siapa yang gesut juga. Tinta mahal belum tentu juga hasilnya bagus, tergantung yang gesut dan kecocokan si pemakai. Jadi jangan berpikiran, wah sablonan nya ga sama kayak distro… (lah yang nyablon kaos distro kan orang yg sering nyablon.. jadi khatam nyablonnya..) terus gesut dan kembangkan kreativitas (bagi yang ada waktu…. Ane sih agak susah bagi waktunya..heheh)

Jadi clotingan sekelas distro itu yang bagaimana sih…?  Itu sih kembali kepada si pembeli. Kalau enak di pakai dan nyaman dibadan dan di kantong itu bisa kualitas distro juga. So jadi semuanya relative…… hhhmmm benar ga nih ya…!!!!

Posted in Bisnis Sablon | Tagged , , | Leave a comment

Memelihara Rakel

Rakel merupakan alat yang digunakan untuk mendorong tinta pada kain screen, sehingga tinta akan pindah dari permukaan kain screen lalu jatuh ke media cetak (kain). Karet rakel biasanya terbuat dari karet atau plastik sintetik.

Akan tetapi, Rakel yang kita gunakan sering kali cepat aus/rusak karena kurangnya perawatan.

Berikut ini ada beberapa tips mudah cara merawat rakel agar tetap awet seperti baru:

1. Setelah selesai menyablon dengan menggunakan rakel. Segera bersihkan rakel dari kotoran sisa dari tinta sablon. Apabila dibiarkan terlalu lama nantinya akan mengerak dan sulit untuk dibersihkan.
2. Simpan rakel dengan posisi gagang dibawah.
3. Agar lebih rapi, rakel bisa ditaruh di rak, ataupun digantung

rakel2

sumber : charlie sps

Posted in Meja Sablon | Leave a comment

Screen Sablon

Pertanyaan yang paling sering di tanyakan sama gesuter “Gan screen sablon yang bagus buat nyablon kaos yang mana ?”  sebenarnya pertanyaan yang pas nya seperti ini ” Gan Gambar yg seperti ini, cocoknya pakai screen yang mana ya…”?

sebenarnya ini pertanyaan basic cuman agak susah jawab nya karena relatif . nah biar ga terlalu bingung, ane kasih gambaran aja buat pemula yang mau belajar sablon atau bingung mau pilih screen sablon yang mana….

screen sablon terdiri dari berbagai ukuran dan Type nya (mesh – kerapatannya).  mulai ukuran kecil hingga besar. mulai dari T kecil sampai T besar.. semua nya di buat berdasarkan kebutuhan dari gambar yang akan kita pakai.  gambar kecil ga perlu screen segede gaban. dan gambar besar tdk bisa di screen kecil….

screen

dan untuk Mesh atau T nya lah (itu aja sih yang ane tahu) itu bisa macam-macam. biar gampang ane kasih contoh. klo T48 agan bisa bayangkan dalam 1 kotak ada 48 lubang. kalo T 77 agan bayangkan 1 kotak ada 77 lubang. artinya semakin tinggi T nya semakin rapat dan kecil lubang pori-poringnya.  lubang pori-pori yang besar biasanya keluar tintanya juga lebih banyak.

jadi sebelum menentukan screen yang akan di pakai. kita lihat dulu gambar yang akan di pakai, apakah perlu pori-pori yang besar atau yang kecil.

dibawah ini sample yang berlaku umum dalam pemakain screen :

T 12 (bandung) klo di jakarta sih bilangnya T48 itu biasanya di pakai sablon gambar ngeblok

T12

T 14 (bandung) klo di jakarta sih bilangnya T54 itu biasanya di pakai sablon gambar ngeblok juga

T14

T 16 (bandung) klo di jakarta sih bilangnya T61 itu biasanya di pakai sablon gambar ngeblok + ada tulisan / bentuk kecil – kecil

T61

T77 biasanya di pakai buat sablon separasi untuk tinta rubber

T77

T90 biasanya di pakai buat sablon raster untuk tinta Plastisol

T90

T120 biasanya di pakai buat sablon raster untuk tinta Plastisol lebih detil lagi..

T120

itu aja deh…CUMAN PANDUAN INI GA MUTLAK YA… KADANG TIAP ORANG BISA BEDA-BEDA

Posted in alat sablon | Tagged , | Leave a comment

Penggunaan Tinta Plastisol

ketemu lagi…

bagaimana menggunakan tinta plastisol…? pada umumnya cara menggunakan tinta plastiol sama saja dengan tinta rubber lainnya… tapi enaknya tinta plastisol tidak mampet jadi bisa gesut terus…

tapi yang perlu di perhatikan adalah cara pengeringannya… caranya tidak sama dengan tinta waterbases.. yang cukup menggunakan haidryer saja sudah cukup… kalau plastisol harus menggunakan heat gun.. yg memerlukan daya listrik yang tinggi. 1500 watt.  tapi katanya ada juga sih yg watt nya kecil bisa pakai heat gun… rata-rata mesin hot gun ada beberapa tombol pilihan suhu.. nah suhunya kecil bisa menggunakan daya listrik yang kecil.. katanya juga daya listrik rumah yang 900 watt juga bisa…. salah satunya merek sellery

tinta plastisol untuk situasi tertentu juga membutuhkan pengencer, agar waktu menggesutnya tidak terlalu keras dan lebih enteng.

Tinta plastisol warnanya sudah jadi.. ada juga sih yang base. seperti buat sablon glow in the dark, kalau untuk merek wiflek ada 15 macam warna. agan tinggal gesut aja. kalau ada yang tidak ada tinggal mixing color.  bisa menggunakan pantone. pantone itu apa..? tinggal tanya ke mbah google.  atau buku panduannya juga ada. tapi cukup mahal sekitar 2 jutaan..

tinta plastisol a one

terus bagi  yang mau belajar sablon enaknya pakai tinta apa…? ada seorang mastah mengatakan, enakan pakai tinta plastisol ga ribet.. ga terlalu berurusan dengan air dan juga tidak terlalu encer.. mau sablon apa aja bisa…

nah untuk teknik-teknik menyablon akan lebih dibahas tersendiri karena cukup banyak. atau bisa tanya di mbah google tentang teknik menyablon dengan tinta plastisol

yang paling mendasar yang  membedakan antara tinta waterbase (rubber, extender dll) dengan plastisol adalah proses membersihkan screennya. kalau tinta plastisol  cara membersikannya adalah :

1. Angkat sisa tinta yang ada di screen dengan menggunakan minyak tanah /bensin atau terpin dengan menggunakan lap.  caranya…? lap / bahan nya di basahkan dengan cairan yang di atas kemudian di lap ke screen yg ada tintanya.. sampai tinta plastisolnya tidak tersisa.  setelah itu proses proses pembersihan screen nya sama dengan yg proses pembersihan tinta waterbase. karena yang tersisa di screen hanya apdrukannya saja.

 

Alat Yang perlu yg sangat perlu di persiapkan pada proses finishing adalah

1. Heat Gun,

2 Mesin Hot Press / curring

 

 

 

Posted in Cara menyablon | Tagged , | 3 Comments

Tinta Plastisol

tanya : Bro mau nyablon nih… tapi tintanya pakai plastisol ya….  jawab : hhhmmm (guabrak..). ane belum main plastisol bro….

buat pemula yang baru main sablon tentu agak bingung nih tentang tinta plastisol… apa itu tinta plastisol..?  ada yang mengatakan tinta plastisol masuk dalam category tinta solven base (basis minyak).. ada juga yang mengatakan tdk seperti itu.. tapi gampangnya sih basis minyak aja lah…

COVER + CONTENT PRINTEX 08

banyak ga para gesuter yang pakai tinta plastisol ..? sudah banyak gan.. yang ane tahu distro-distro hasil sablonannya sudah banyak yang pakai tinta plastisol..(sssttt jangan bilang-bilang ya…) :)  dan nilai jualnya juga lebih tinggi…

Kenapa pakai tinta plastisol…?

banyak alasan buat para gesuter yang memakai tinta plastisol.. yang paling utama adalah TIDAK MAMPET di screen… ada yang bilang : “di tinggal mudik, screen juga ga mampet … jadi bisa gesut kapan aja…”  gesut — istirahat — ngerokok–gesut lagi… tanpa pusing screen akan mampet…

TIDAK BANYAK LIMBAH.. umumnya tinta yang berbasis air seperti rubber akan meninggalkan sisa tinta yang kering  di screen, hasilnya waktu mencuci screen sisa tinta tersebut akan terbuang ke selokan air dan menjadi limbah.

HEMAT JUGA…  kenapa hemat..? karena tidak banyak tinta yang terbuang. karena bisa di pakai lagi.. karena tintanya tidak kering.. karena… karena… (kebanyakan karena…) :)

Dengan tinta plastisol gesuter bisa menghasilkan efek sablon yang bervariasi… highdensity, separasi, raster dll…

Cara Penggunaannya bagaimana…?

akan di tulis di artikel selanjutnya..

Posted in alat sablon | Tagged , | 3 Comments