Diagram/roda warna – colour wheel

warna mempunyai peran sangat penting dalam menyablon, salah warna ya bisa di complain sama customer. bagi yang belum berpengalaman (kayak ane…) memang agak sulit untuk menentukan warna dengan kondisi bibit warna yang seadanya.  tapi sebenarnya sih ada panduannya. ada yang bayar ada juga yang gratis.. yang bayar tentunya lebih lengkap dan lebih detil macam-macam warnanya serta jumlah persentase campuran cat nya. yang pernah ane tahu sih kayak tinta merek matsui dan wiflex mengeluarkan panduan campuran tintanya.. harganya sekitar sejutaan… (untuk panduan warnanya)

nah bagi yang mau gretongan alias gratisan bisa juga pakai colour wheel – roda warna. ane sendiri sih belum terlalu bisa.. dah coba sih cuman belum berhasil semua…

caranya bacanya..:

warna primer : Merah, Kuning dan Biru

jadi pertama-tama warna kuning di campur warna biru, maka jadi warna hijau. kemudian kalau warna kuning di campur warna merah, maka jadi warna orange. warna merah di campur biru, maka jadi warna violet.

warna sekunder : orange, hijau dan violet

orange di campur kuning, maka jadi warna yellow orange. kuning dicampur warna hijau, maka jadi warna yellow green. hijau di campur biru, maka jadi warna blue green.. dan seterusnya..

jadi cara campurnya di loncat-loncat dan hasilnya yang di tengahnya..

colour wheelnote : ane ga bisa menjamin warna nya bisa jadi ya… karena ane juga blm bisa semua hehehe… (jadi jangan call / sms untuk complain.. geer) yg dah pasti sih kuning di campur warna biru dah pasti hijau…  yah tinggal di experimen aja terus.. namanya juga gretongan hahaha. ‘BELAJAR DARI KESALAHAN”.

klo mau donload bisa cari di mbah google “free colour wheel download”. ane lupa alamatnya.

This entry was posted in Cara menyablon. Bookmark the permalink.

3 Responses to Diagram/roda warna – colour wheel

  1. Putra Rasoky Siregar says:

    Mas Ibnu..
    Saya mhon bantuan nya,saya mau nanya mas,saya baru terjun di dunia sablon kaos,setelah eksperimen 2x warna yang saya hasilkan tidak sesuai,saya melakukan percobaan dengan menggunakan bahan dasar kaos cotton combet 20s dengan warna dasar hitam,peralatan nya yang saya gunakan :

    Screen 61T
    obat afdrukan Bremol
    sari warna (bibit warna) merek mino
    rubber colour merek mino (1kg)
    top coat merek mino
    untuk pengeringan saya menggunakan hair dryer

    yang mau saya tanyakan mengapa hasil gesutan pada kaos tidak menimbulkan warna yang sesuai,
    percobaan pertama saya menggunakan bibit warna merah dan hasil nya tidak merah menyala tapi lebih ke warna orange (jeruk)
    percobaan kedua saya menggunakan bibit warna putih dan hasilnya mengarah ke warna keabu-abuan.

    apakah ada hal yang salah dalam hal pencampuran tinta sablon atau kualitas kaos yang tidak mendukung mas

    • ibnut says:

      kayaknya sih pencampuran bibit warnanya kurang pas…
      untuk sablon putih di usahakan pakai rubber putih juga karena kalau pakai rubber colour warnanya ga seputih rubber putih (karena sudah di campur dengan bibit warna putih)

      • Putra Rasoky Siregar says:

        Makasih mas atas jawaban nya,
        apakah saya perlu untuk mencoba menggunakan merek bibit warna yang lain,krn untuk bibit warna nya sendiri kategori yang murah mas yang saya gunakan untuk eksperimen,atau ada istilah kadaluarsa untuk bibit warna atau rubber nya?

        kalau untuk campuran tinta nya apakah ada yang kurang mas?
        apakah perlu saya menambahkan binder?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s