Pricing for screen printing

Kebanyakan screen printer menghitung harga produksi berdasarkan perkiraan saja, mereka tidak menghitung semua seluruh biaya yang dipergunakan untuk memproduksi. Oleh sebab itu banyak printer yang tidak mampu untuk meremajakan peralatan yang sudah tidak layak dipakai.

Pricing for screen printing pada prinsipnya adalah menghitung seluruh biaya yang ada, kemudian dibebankan kepada customer. Beberapa hal yang sering kali lupa kita perhitungkan adalah deprresiasi  dan mark up, harap dimengerti bahwa mark up berbeda dengan profit.

Peraturan Tentang Harga
1.    Memperkirakan harga bukan masalah matematika, ini adalah pelatihan menilai di dalam management bisnis
2.    Anda harus mengetahui apa saja biaya anda
3.    Anda harus melakukan markup pada setiap pengeluaran
4.    Semakin tepat anda memperkirakan biaya, semakin rendah anda dapat mengatur markup
5.    Customer harus membayar sesuai biaya
6.    Jangan lupa, kita membicaran tentang uang anda
Biaya apa saja yang timbul dari proses  orderan sablon :

1.    Film Output (Print film)
2.    Expose cost ( pembuatan serta pembersihan film di screen)
3.    Ink cost (biaya tinta)
4.    Labour cost (biaya tukang)
5.    Depresiasi equipment (penyusutan peralatan)
6.    Biaya lain (listrik)

More detail ada di majalah printex edisi 03

This entry was posted in Meja Sablon and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s